Inklusi PDA Bojonegoro Gelar Pelatihan Literasi Keuangan Keluarga
Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Bojonegoro melalui program Inklusi melaksanakan pelatihan literasi keuangan keluarga yang dilaksanakan pada Kamis, 20/02/25 berada di Gedung dakwah Muhammadiyah lantai 2 Bojonegoro.
Sambutan awal pelatihan dari Siti Nurhayati selaku senior progam Inklusi ‘Aisyiyah Bojonegoro menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan hari ini termasuk salah satu kegiatan Inklusi ‘Aisyiyah yang harus dilaksanakan di bulan Februari, secara umum dalam mengelola keuangan keluarga mendapati istilah besar pasak daripada tiang, besar pengeluaran daripada pendapatan menurutnya hampir setiap keluarga merasakan hal itu.
“ Aisyiyah sebagai organisasi Perempuan memiliki keinginan meningkatkan derajat ekonomi Perempuan bagi kelompok rentan, kita nanti akan fokus agar tidak terjadi besar pasak daripada tiang” ucapnya.
Dalam pelatihan akan meningkatkan pemahaman tentang memanage literasi keuangan keluarga, dan akan membuat rencana tindak lanjut, yang hadir merupakan orang pilihan, selain untuk diri sendiri juga perlu disampaikan untuk orang lain.
Kemudian saat pelatihan ada 3 materi yang akan disampaikan hari ini akan mencoba memperdalam memanage sebuah keuangan perlu diperhatikan ilmunya. Ia meminta bapak ibu peserta menyimak materi yang disampaikan dengan narasumber. Harus membuat rencana tindak lanjut dan kepada komunitas yang memberikan tugas.
Peserta pelatihan yang hadir sebanyak 28 orang, terdiri dari perwakilan kader/kelompok BUEKA (Bina Usaha Ekonomi Keluarga ‘Aisyiyah) 5 desa sasaran program Inklusi, kelompok BUEKA Disabilitas desa Margomulyo, majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) PDA Bojonegoro dan perwakilan MEK PCA Bojonegoro, Kapas, Balen, Sumberejo, Baureno, dan Kanor.
Materi pertama dan kedua disampaikan oleh Nurul Mazidah, dosen akutansi STIE Cendekia Bojonegoro, ia menyampaikan tentang perspektif GEDSI dalam literasi keuangan keluarga dan menyusun anggaran rumah tangga dan praktiknya.
Pemateri ketiga/ terakhir dipaparkan oleh praktisi keuangan dari Bank Syari’ah Indonesia (BSI) Cabang Bojonegoro , tema yang disampaikan tentang “cerdas meminjam dan menabung”.
Pelatihan tersebut diakhiri pembuatan Rencana Tindak Lanjut, dengan tujuan agar peserta dapat menyusun dan merencanakan tindakan kedepannya setelah mengikuti pelatihan baik bagi individu maupun kelompok. (Ummu Faizatin Ni’mah)