'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Adakan Pelatihan Mendongeng PDM Bojonegoro Hadirkan Dosen UGM
09 Agustus 2017 16:49 WIB | dibaca 662

BOJONEGORO - Pada Senin (7/08/2017) Majelis Dikdasmen PDM Bojonegoro mengadakan pelatihan mendongeng bagi guru PAUD, TK, dan SD se Bojonegoro. Kegiatan pelatihan ini bertempat di Gedung Dakwah Muhammdiyah Bojonegoro Lt. 2 dengan pemateri Bapak Hermanto, S.Pd, M.Hum dari UGM Jogjakarta. Pada sambutan awal beliau menyapa dengan nada salam yang beragam sehingga dengan otomatis para peserta harus menjawab salamnya sesuai dengan nada yang digunakan oleh pak He yang merupakan panggilan akrab beliau. Kemudian materi dilanjut dengan pemaparan keterampilan berbicara terdiri dari menyimak, berbicara, menulis, dan membaca. Dalam pelatihan tersebut digunakan metode menulis dongeng 10 kali pindah, stop, lanjut yang artinya peserta dibagi menjadi beberpa kelompok kemudian setiap kelompok terdiri dari 10 orang dan masing-masing anggota kelompok menulis cerita yang berkesinambungan dengan tulisan kalimat singkat anggota kelompok sebelahnya. Pada saat proses menulis banyak peserta yang tertawa karena kalimat yang ditulis oleh setiap anggota kelompok tidak berkesinambungan. Setelah 10 kali percobaan dan ada sampling yang dibacakan di depan peserta jadi memahami bahwa menulis dongeng dengan praktek sendiri lebih mudah dimengerti. Menurut Pak He menulis dongeng harus memperhatikan kaidahnya, diantaranya tulisan tidak mengandung unsur pornografi, memakai tanda hubung (.,) yang sesuai, tidak menyinggung orang lain, dengan bahasa EYD yang tepat, dan jika tulisan diketik menggunakan huruf TNR dengan spasi 1,5. "Untuk melancarkan mimik muka saat mendongeng di depan anak-anak perlu dilakukan peraturan suara dengan cara tarik nafas, senam mulut mengucapkan A,I,U,E,O selebar mulut terbuka maka akan kelihatan bentuk wajah asli kita seperti apa " kata Pak He penuh semangat mencontohkan. Dari pelatihan ini dapat diambil kesimpulan bahwa mendongeng itu sangat mudah dilakukan apabila kita menguasai materi yang akan disampaikan, mimik muka dan juga suara merupakan komponen pendukung yang sangat penting untuk menunjang menariknya sebuah dongeng yang kita sampaikan. Pada zaman sekarang ini mendongeng sudah banyak ditinggalkan, padahal mendongeng dapat mengasah anak-anak dalam keterampilan kehidupannya kelak. "Mari kita gerakkan lagi membacakan dongeng kepada anak-anak kita baik di rumah maupun di sekolah, pesan Pak He."  

Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari